Swimming In the Smoke, Is RokOK Really O.K.?

Leave a comment

September 8, 2012 by racchanKD


Rokok.  The treacherous poison, racun luar biasa yang udah terlihat biasa di mata masyarakat.  Luruskan persepsi, jangan tertipu sama “pesona rokok” yang sebenernya nggak segitu mempesonanya.

1.  Everybody Smokes

Dari sopir bus sampai eksmud (eksekutif muda) merokok dengan bebas di jalan-jalan, klub-pub dipenuhi asap rokok, ato temen2 ngrokok di himp, warung, pemandangan biasa.  Mokjon (smoking zone) jadi tempat populer buat nongkrong,, Smoking is not a big deal anymore.  Kaya hot news di tv, seberapapun kontroversialnya, people will eventually get over it.  Beberapa mungkin udah lupa, tapi lumpur Lapindo masi ngalir lohh di Sidoarjo, Jatim.  Jadi jangan lupan bahanya rokok.  Just because it’s everywhere, bukan berarti efek negatifnya berkurang.  It’s still as harmfull as ever.  You are LITERALLY poisoning your body while smoking.

2.  Umur di Tangan Tuhan

Ngga ada yang salah dengan ungkapan di atas.  Since it’s inevitably, kematian juga semestinya bukan sesuatu yang harus ditakuti berlebihan (tapi sangat layak untuk dipersiapkan).  Masalahnya adalah, bagaimana kalo sebelum meninggal, seseorang harus mengalami sakit yang cukup lama, menghabiskan banyak biaya sampai nggak jarang menguras harta keluarga, dan membut sedih orang-orang terdekatnya.  Kebahagiaan harus ditukar dengan rokok?  The cigarette is so not worth those miseries.

3.  But It Looks Cool

Buktinya seleb-seleb makin kelihatan keren dengna rokok di tangan.  The cool kids at school juga ngerokok.  Terus banyak juga fashion photoshoot yang modelnya ngerokok biar kelihatan makin keren.  Waduh, kasian banget kalo resep kerennya pake rokok.  Is that mean they don’t have confidence or quality which are more attractive than smoking?  Seriously, you don’t need to smoke to look cool.  The cool kids might smoke, but the coolest ones always think ahead and not smoking is an easy choice for them.

4.  I’ll quit

“Ya udah deh, ntar juga gue berenti kok!”  Hmm… yakin bisa?  Kalau bisa nanti, kenapa nggak bisa sekarang?  Ketahuilah bahwa berhenti merokok itu sama sekali nggak gampang.  Kalau sekarang kamu merokok tiap “stress” dikit, you’ll only get more addicted karena hidup akan semakin kompleks dengan bertambahnya usia.  Jangan nanti, do it before it’s too late.  Buat yang belom nyoba, be grateful and… stay away from cigarette 🙂 .

(the article above taken from GoGirl with some adjustment)

The majority of smoker are men, let’s have a view from the other gender which they intend to attract, women.

Ini beberapa jawaban yang diberikan cewek-cewek saat ditanya,

“Menurut kamu cowok yang ngerokok itu gimana?’

“Cowok yang ngerokok itu kalo dia orang baik, berarti ada dua kemungkinan, yang pertama dia nggak bisa menentukan prioritas.  Seharusnya bisa dianggarkan buat hal lain selain ngerokok.  Kalo dia sadar akan hal pertama ini, berarti kemungkinan kedua yaitu dia ga bisa mengendalikan diri.”  (dari seorang anak gadis yang sering diam-diam menangis melihat ayahnya merokok)

“Mau gak punya cowok yang ngerokok?”

“(swearing) Gak mau lah.  Cowok yang ngerokok itu, tanda kalo dia ngga pedulian.  Ngrokok itu bisa bikin kualitas sperma jelek.  (berhubungan sama anak dan rumah tangga nantinya, mau anak lo ntar jadinya jelek?)”  link here

“Siap perang sama Bokap gue dulu.  Lagian cowok yang ngerokok itu, bibirnya lama kelamaan jadi gak seksi.  Bibir sama giginya jadi item.” (anak gadis yang cowok di keluarganya ga ada yang ngerokok)

“Dicoret pertama dari daftar.  Saya ga suka orang ngerokok, baunya gak tahan banget.  Langsung pergi kalo ada asap rokok.” (siap2 LDR setiap waktu, coyy)

Itu kenyataan sodara-sodara.  100% cewek yang saya tanyai (mungkin tdk merepresentasikan seluruh populasi Indonesia), nganggep kalo rokok isn’t cool, have objection, and they are trying to avoid having a spouse who smoke.

Satu lagi yang pengen saya masukin di sini, saya pernah kunjungan industri ke sebuah Pabrik Rokok (yang saya sarankan untuk sodara2 hindari :P).  Di situ kami diberikan “presentasi yang diarahkan”, bahwa rokok itu menyejahterakan (sampe bawa2 nasonalisme segala, haha).  Pertanyaan dari, “Kenapa kalo rokok itu bahaya buat masyarakat, kok gak dilarang dari dulu ama pemerintah?” (Obvious answer –> pemerintah belum punya sumber duit lain yang lebih effortless dan menggiurkan, di samping masalah lapangan kerja tentunya, (duh!)) sampai pernyataan kalo “segala sesuatu yang berlebihan itu berbahaya” bahkan minum air biasa aja juga bisa mematikan (sambil menyadur cuplikan berita tentang kontes minum air putih tanpa buang air kecil buat menangin Nintendo Wii, kontestannya ada yang mati karena minum 7 Liter air.

(I think that was ridiculous and such a desperate attempt to came up with an excuse, ya iyalah, itu bahaya banget gitu. I’ll give you another fact : 100% people who consume water, die,, surprise! ke ke ke).

Presentasinya panjang, sambil makan siang, dipandu oleh Mbak menarik dengan kemampuan komunikasi kelas John Robert Powers dah. Di akhir sesi kami dibagi-bagikan rokok khusus yang cuma dijual di luar negeri, yang variannya beragam dan…menarik . Emm.. saya tentu saja ga nyalahin mereka, kan cuma berusaha menjual produk pabrik mereka, marketing.  Yang disampaikan memang kebanyakan fakta (yang diarahkan) dan saya yakin teman-teman saya juga cukup dewasa untuk bersikap dan memilih?

Untungnya, waktu itu temen saya yang orang tuanya baru meninggal (almarhum seorang perokok), ga dateng.  Kalo dateng, ga tau deh gimana jahatnya presentasi itu buat dia.  Would she say, “Oh, don’t give me that crap, my dad was suffering because of your sh*t, man!” ?.  I want to give my opinion at that time but the time was unfortunately ran out.  Well, me myself is also one who mourn.  Though none of my dad and brothers are smoker, I lost my grandfather, and my two uncles (to whom I give my deep condolence) and they are unfortunately… heavy smoker.  The cause of the death was cancer, heart attack, and diabetic complication.  So I don’t believe what they told, cause I know the warning in the package of every cigarette by that very fact are TRUE.

ehm

So, the options are :  – Don’t try at all |  – Quit

Don’t Smoke! said Sanji, Smoker, and Crocs to Chopperthe reason is simple : because it’ll give you many disadvantages more than manfaatmore reason

Even Sanji, Smoker and Crocodile Won’t Let Chopper to Try

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

September 2012
M T W T F S S
« Jul   Oct »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Yang Udah Mampir

  • 46,741 sahabat

Souce of MP3 Kajian Islam with Ustadz” Ahlussunnah

Kajian.Net

Kira-kira Saya tu Begini

Click to view my Personality Profile page

Thx for visit….

Semoga blog ini terhindar dari kesia-siaan.. Feel free to Leave ur comment, biar saya tau kalo udah mampir ^^
%d bloggers like this: